Kanagaway – Keterlibatan teknologi dalam kegiatan sekolah anak-anak sepertinya sudah tak bisa dipisahkan. Bermodalkan layanan dari internet service provider terbaik, mereka dapat mengakses berbagai konten edukatif untuk menambah wawasan.

Di sisi lain, anak-anak adalah kelompok usia yang rentan terhadap konten pornografi hingga kekerasan. Untuk itu, orangtua perlu melakukan beberapa langkah agar sang buah hati dapat mengakses internet secara bijak sejak dini.

internet service provider terbaik

1. Kunci akses online

Salah satu alasan yang membuat sejumlah anak dapat mengonsumsi konten yang tak sesuai usia mereka adalah akses online yang tak dibatasi. Anda harus bisa bersikap tegas dengan mengunci akses tersebut memakai password pada WiFi atau modem di rumah. Pembaruan secara berkala pun akan membatasi anak agar tak sembarangan memakainya. Selain itu, langkah tersebut akan menekan risiko peretasan dari pihak lain.

2. Latih untuk menjaga data pribadi

Untuk bergabung di kelas online atau mengirimkan tugas, anak biasanya diwajibkan memiliki email pribadi. Ajarkan pada mereka untuk memilah mana informasi yang bisa dibagikan ke ranah publik dan yang bersifat pribadi, termasuk username dan password email. Kemudian, sebagai orangtua, Anda juga harus menghargai privasi anak dengan tidak mengakses akun mereka tanpa meminta izin. Dengan begitu, mereka tak akan berupaya menyembunyikan sesuatu dari Anda.

3. Bimbing dalam penggunaan konten

Sebuah survei dari tim Trust Research Google yang dirilis pada Februari 2021 menyebutkan, salah satu hal yang dicemaskan kebanyakan orang tua di Indonesia adalah anak yang sudah mampu mengakses konten tak pantas saat mengakses internet. Kekhawatiran tersebut bisa Anda tekan sejak awal dengan melakukan antisipasi seperti mengaktifkan fitur SafeSearch di Google. Kemudian, bimbing anak dalam penggunaan konten agar mereka tak melakukan penyalahgunaan.

4. Pasang program antivirus dan VPN

Ketidaktahuan kadang membuat anak-anak tak sengaja mengunduh malware atau spyware pada gadget yang digunakan. Sebelum masalah tersebut terjadi, Anda sebaiknya pasang program antivirus, baik dari sistem operasi maupun pihak ketiga. Kemudian, untuk proteksi pribadi, Anda bisa mengandalkan Virtual Private Network atau VPN. Jenis network ini memiliki fitur untuk menyembunyikan alamat IP yang kerap disamakan sebagai identitas pengguna internet.

5. Cegah anak dari paparan misinformasi

Kemudahan mengakses informasi di dunia maya justru membuat anak semakin rentan terpapar risiko misinformasi. Untuk itu, Anda perlu mengajarkan anak bagaimana cara menyaring informasi yang mereka peroleh dari website atau media sosial. Anda juga harus selalu terbuka saat anak menemukan sesuatu saat mereka browsing. Jangan sampai mereka mengandalkan orang tak dikenal karena Anda terkesan tertutup atau mengekang mereka.

Mudah-mudahan Anda dapat mengajarkan cara pemakaian internet yang tepat untuk anak dengan internet service provider terbaik dan family friendly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *